Jenis-Jenis Reksa Dana
Posted on January 30, 2008 by Dev Group on Research & Util
1. Jenis-Jenis Reksa Dana
Tabel diatas merupakan gambaran secara umum, hal yang terpenting adalah
menetapkan tujuan dan jangka waktu anda sebelum memilih suatu reksa dana.
Perlu diingat bahwa tidak semua reksa
dana saham mempunyai risiko dan return yang lebih besar dibanding reksa
dana campuran, begitu juga untuk jenis reksa dana lainnya.
Selain jenis-jenis reksa dana
diatas, masih ada jenis reksa dana lainnya seperti reksa dana indeks dan ETF.
2. Apa itu Reksa Dana Pasar
Uang?
Reksa dana Pasar Uang merupakan
reksa dana yang mayoritas alokasi investasinya pada efek pasar uang, seperti
SBI (Surat Bank Indonesia), surat utang berjangka kurang dari satu tahun,
deposito berjangka dan tabungan.
3. Apa itu Reksa Dana
Terproteksi?
Reksa dana terproteksi merupakan
reksa dana yang waktu pembeliannya ditentukan oleh MI yang menerbitkan dan
penjualan hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu tertentu. Jika melakukan
penjualan sebelum jangka waktu yang telah ditentukan maka akan dikenakan
pinalty yang cukup besar.
4. Apa itu Reksa Dana
Pendapatan Tetap?
Reksa dana yang alokasi
investasinya minimal 80% pada efek pendapatan tetap, seperti surat utang (baik
surat utang negara/SUN maupun surat utang perusahaan) berjangka lebih dari 1
tahun.
5. Apa itu Reksa Dana
Campuran?
Reksa dana yang alokasinya
merupakan kombinasi antara efek ekuitas (saham) dan efek hutang (obligasi)
dimana masing-masing efek tidak ada yang melebihi 80%.
6. Apa itu Reksa Dana Saham?
Reksa dana yang alokasi
investasinya minimal 80% dari portofolio ke efek ekuitas(saham).
7. Apa itu Reksa Dana Indeks?
Reksa dana indeks merupakan reksa dana yang komposisi portofolionya
disusun menyerupai suatu indeks tertentu sehingga return yang diberikan akan
setara dengan indeks yang diikutinya.
8. Apa yang Dimaksud dengan Reksa Dana Jenis ETF (Exchange
Traded Fund)?
ETF merupakan reksa dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit
penyertaannya diperdagangkan di bursa seperti halnya saham, dan kinerjanya
mengacu pada indeks tertentu, dapat berupa indeks saham atau indeks obligasi.
Salah satu contoh reksa dana ETF adalah LQ-45. Meskipun harga ETF bisa
langsung dapat diketahui saat dibeli dan pembeliannya dilakukan pada saat bursa
(tidak melalui MI) tetapi bukan berarti ETF itu saham, ETF berbeda dengan
saham, ETF ini memiliki prinsip diversifikasi yang sama dengan reksa dana.
9. Berapa Banyak Produk Reksa Dana yang ada?
Produk reksa dana yang ada di
Indonesia sampai dengan akhir tahun 2007 ada 446 reksa dana. Sedangkan reksa
dana yang terbit pada tahun 2007 sendiri ada 100 reksa dana.