Lembaga Pemeringkat Efek
Posted on August 15, 2008 by Dev Group on Research & Util
Ada 2 lembaga
yang mempunyai reputasi internasional yaitu :
- Standard’s & Poors
- Moody’s standard & Poor’s
Penilaian
ditentukan melalui kode tertentu, sesuai dengan tradisi yang dimiliki
masing-masing lembaga. Di Indonesia, lembaga rating demikian ditangani oleh PT
Pefindo (Peringkat Efek Indonesia).
Interpretasi standard rating menurut Standard’s & Poor dan Moody’s standard & Poor’s
|
Standard’s & Poor |
Moodys’s |
Interpretasi |
|
AAA |
Aaa |
Kualitas tinggi
– resiko min |
|
AA |
Aa |
Kualitas tinggi
– resiko rendah |
|
A |
A |
Kualitas
menengah tinggi – resiko tinggi |
|
BBB |
Baa |
Kualitas
menengah – resiko menengah |
|
BB |
Ba |
Kualitas menengah rendah – agak spekulatif |
|
B |
B |
Kualitas rendah
– spekulatif |
|
CCC |
Caa |
Kualitas sangat
rendah – spekulatif |
|
CC |
Ca |
Tingkat
spekulasi tinggi, mendekati gagal |
|
C |
- |
Tidak membayar
bunga |
|
- |
C |
Kualitas sangat
rendah |
|
DDD |
DD, D |
Gagal |
Interpretasi standard rating
menurut Pefindo
|
idAAA |
Memiliki kapasitas superior dalam long-term financial commitments dibandingkan dengan obligor lainnya. |
|
idAA |
Hanya berbeda tipis dengan idAAA, tingkat idAA berarti memiliki kapasitas yang sangat kuat dalam long-term financial commitments dibandingkan dengan obligor lainnya. |
|
idA |
Memiliki kapasitas kuat dalam long-term financial commitments dibandingkan dengan obligor lainnya, namun lebih sensitif terhadap efek yang pasif dan perubahan situasi dan kondisi ekonomi. |
|
idBBB |
Memiliki kapasitas cukup atau memadai dalam long-term financial commitments dibandingkan dengan obligor lainnya. Namun, kondisi ekonomi yang merugikan atau perubahan situasi dan kondisi lingkungan akan memperlemah kapasaitas obligor. |
|
idBB |
Memiliki kapasitas agak lemah dalam long-term financial commitments dibandingkan dengan obligor lainnya. Obligor menghadapi ketidakpastian secara terus menerus untuk melawan kondisi bisnis, keuangan dan ekonomi yang memubat kapasitas obligor menjadi tidak memadai. |
|
idB |
Memiliki kapasitas yang lemah dalam long-term financial commitments dibandingkan dengan obligor lainnya. Melawan kondisi bisnis, keuangan dan ekonomi akan merusak kapasitas obligor. |
|
idCCC |
Kondisi obligor ini rentan dan bergantung pada kondisi bisnis dan keuangan yang membantu untuk mencapai financial commitments. |
|
idSD |
Gagal, namun masih ada kemungkinan mencapai financial commitments |
|
idD |
Gagal |
Rating idAA sampai idB dapat dimodifikasi dengan menambahkan tanda (+) atau (-) untuk menunjukkan seberapa kekuatan sesuai dengan kategori rating.