Maaf, Untuk Menggunakan Website Ini Silakan Akftifkan Javascript

Istilah Reksa Dana

Istilah-Istilah Dalam Reksa Dana

1. IPO (initial public offering)

IPO (initial public offering) merupakan penawaran umum perdana saham yang dilakukan oleh perusahaan emiten kepada masyarakat umum dimana saham-saham tersebut selanjutnya akan dicatat dibursa efek.

2. Right Issue

Right Issue atau penawaran atas hak memesan efek terlebih dahulu adalah hal yang melekat pada pemegang saham dimana pemegang saham lama dimungkinkan untuk membeli saham baru sebelum ditawarkan kepada pihak lain. Right issue merupakan mekanisme pengeluaran saham baru bagi perusahaan yang telah melakukan penawaran umum.

3. Emiten

Emiten adalah perusahaan yang menerbitkan saham atau obligasi.

4. Capital Gain

Capital Gain merupakan keuntungan yang didapat dari selisih harga jual dikurangi harga beli.

Bagaimana Mendapatkan Capital Gain?

Pendapatan ini berasal dari kenaikan harga saham atau diskon obligasi yang menjadi portofolio reksa dana. Contohnya jika MI berhasil membeli saham dalam harga murah dan menjualnya pada saat harga tinggi.

5. Indeks

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai indeks, lebih baik melihat langsung dari contoh. Misalnya terdapat 5 reksa dana saham yang masing-masing memiliki bobot nilai yang sama, yaitu reksa dana a, b, c, d, e maka indeks dapat dihitung dengan menambahkan nilai return masing reksa dana dan akan dibagi jumlah reksa dana yang ada, maka dapat dilihat dengan rumus (a+b+c+d+e)/5.

Tetapi jika reksa dana tersebut mempunyai bobot yang berbeda misalnya untuk reksa dana a bobotnya 20%, b bobotnya 10%, c bobotnya 20%, d dan e masing-masing bobotnya 25%. Maka rumusnya menjadi (0.2*a)+(0.1*b)+(0.2*c)+(0.25*d)+(0.25*e).

Apakah Fungsi Indeks?

Indeks digunakan sebagai pembanding untuk mengetahui apakah return reksa dana lebih kecil atau lebih besar dari indeks. Reksa dana yang baik biasanya memiliki nilai return yang lebih besar dari indeks.

6. Bapepam-LK

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) adalah sebuah lembaga dibawah Departemen Keuangan Republik Indonesia yang bertugas membina, mengatur dan mengawasi kegiatan sehari-hari pasar modal serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis dibidang lembaga keuangan.

Bapepam-LK merupakan penggabungan dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dan Direktorat Jendral Lembaga Keuangan Depertemen Keuangan.

7. Bank Kustodian

Bank kustodian adalah pihak yang memegang dana investasi sehingga dana investor tidak dipegang langsung atau disalahgunakan oleh MI (MI adalah Manager Investasi yang mengelola dana para investor pada reksa dana). Bank kustodian mengawasi setiap penggunaan dana investasi yang ada.

Apa Fungsi Bank Kustodian?

Fungsi bank kustodian di Indonesia ada 3, yaitu :

  • a. Lembaga penitipan dan pengamanan
    Semua dana dan efek yang terkumpul dari reksa dana disimpan dan berada dibawah pengawasan bank kustodian.

  • b. Administrasi
    Menghitung NAB dari setiap jenis reksa dana setiap akhir hari bursa yang nantinya akan diumumkan ke masyarakat.

  • c. Transfer Agent
    Melakukan pencatatan seluruh pembelian ataupun pencairan (redemption) oleh masyarakat pemodal serta mencatat setiap account nasabah, disamping itu memberikan surat konfirmasi sebagai tanda bukti pembelian, pencairan atau pemindahan antar jenis reksa dana.

 

8. Agen Penjual

Merupakan bank yang mendapat persetujuan oleh perusahaan reksa dana (asset management) untuk menjual reksa dana. Dalam hal ini agen penjual berbeda dengan bank kustodian, bank yang menjadi agen penjual tidak selalu menjadi bank kustodian.

Informasi Mengenai Agen Penjual Reksa Dana bisa Ditemukan Dimana?

Untuk mengetahui mengenai agen penjual dapat dibaca dalam prospektus yang dimiliki oleh perusahaan reksa dana. Atau anda dapat membacanya dalam www.infovesta.com.

9. Asset Management

Asset Management adalah perusahaan yang mengelola reksa dana.

10. Manajer Investasi (MI)

MI adalah orang yang bertanggung jawab mengelola dana yang terkumpul dalam reksa dana. Untuk menjadi MI harus mendapat ijin dari Bapepam LK.

♦ Dari mana MI Mendapat Imbalan Jasa?

MI mendapatkan imbalan jasa dalam bentuk management fee, dan entry/exit fee.

♦ Bagaimana Biaya untuk MI Dihitung?

Besarnya biaya jasa MI dipersentasekan secara tahunan, tetapi perhitungannya dilakukan setiap hari. Anda tidak membayar biaya tersebut secara langsung, tetapi sudah diperhitungkan kedalam nilai reksadana tersebut. Nilai NAB/UP yang keluar dipasaran sudah dipotong biaya ini.

♦ Apakah Bisa Memilih lebih dari 1 Macam Reksa Dana tetapi di 1 MI?

Setiap produk reksa dana biasanya memiliki MI sendiri kecuali produk tersebut tergabung dalam satu perusahaan yang sama. Jika berbeda perusahaan, maka reksa dana tersebut mempunyai MI yang berbeda.

♦ Bagaimana Memilih sebuah Perusahaan Manajer Investasi?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

Hal ini penting, karena kinerja yang baik pada suatu rentan waktu yang pendek belum tentu menggambarkan kinerja dalam rentan waktu yang lama.

  • • Kepercayaan ⇒ Dapat dilandaskan kepada reputasi ataupun besarnya perusahaan tersebut, maupun siapa grup yang ada dibelakangnya.

  • • Pengalaman ⇒ Dalam hal ini harus dilihat kinerja mereka dalam pengelolaan reksa dana yang sudah ada pada mereka, apakah cukup konsisten untuk rentan waktu yang lama.

 

♦ Apakah ada Informasi Mengenai Ranking MI Terbaik di Indonesia?

Dengan melihat dana kelolaan yang dipegang oleh MI, kita dapat mengurutkannya menjadi 10 besar. Informasi mengenai ini bisa anda dapatkan dengan bergabung dalam www.infovesta.com

Ngulik Nabung Emas

06-Apr-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Dengan digitalisasi keuangan saat ini makin marak penawaran investasi yang dipermudah dengan teknologi, salah satunya produk tabungan emas oleh PT Pegadaian (Persero) yang saat ini dapat dibeli melalui e-commerce seperti tokopedia. Apakah nabung emas ini lebih menguntungkan dari jenis investasi lainnya?


Potensi Pendapatan Tetap di 2019

16-Mar-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Instrumen surat hutang yang lebih dikenal sebagai obligasi mengalami penurunan harga pada tahun 2018, namun pada tahun 2019 ini menunjukan kenaikan harga yang signifikan. Bagaimana sebaiknya strategi investor dalam instrumen berbasis hutang ini?


Bagaimana Menhindari Investasi Reksadana Bodong ?

02-Mar-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Dengan berkembangnya tekonolgi maka semakin mudah bagi orang yang memiliki kelebihan dana untuk dikembangkan. Sayangnya bila tidak berhati-hati kelebihan dana ini dapat lenyap begitu saja bila kita tertipu oleh investasi ?bodong? yang umumnya lebih agresif dan lebih ?menarik? dibandingkan investasi yang legal.


Menjaga Modal Dengan Reksadana Terproteksi

16-Feb-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Industri reksadana yang terus berkembang melahirkan beberapa jenis reksadana bagi masyarakat indonesia, salah satunya reksadana terproteksi. Sekilas reksadana ini mirip dengan reksadana pendapatan tetap, Sama-sama berbasis obligasi, sama-sama ditujukan untuk investor konservatif dengan jangka waktu investasi di bawah 3 tahun, sama-sama memiliki nilai minimum investasi yang lebih tinggi dibandingkan reksadana saham dan campuran. Jadi apa perbedaannya?


Dengan Investasi, 80 Juta Rupiah Dapat Apa?

13-Feb-2019, Oleh: Praska Putrantyo

Dengan simulasi penempatan uang Rp80 juta pada aset-aset investasi dalam waktu 1 tahun, ternyata dapat memberikan hasil yang cukup menggembirakan, yakni rata-rata sekitar Rp4 jutaan yang mana paling tidak cukup untuk membeli barang-barang yang lebih bermanfaat.


Klik Tautan Ini Untuk Melihat Artikel Lainnya...