Maaf, Untuk Menggunakan Website Ini Silakan Akftifkan Javascript

Membeli Obligasi

TAHAP MEMBELI OBLIGASI

Untuk melakukan investasi obligasi terdapat beberapa tahap yang perlu dilalui supaya tujuan investasi dalam obligasi memberikan hasil yang maksimal dan sesuai dengan rencana. Tahap tersebut dapat dilihat dalam diagram dalam tulisan ini.

  • 1. Membuka Rekening

    Tahap awal yang harus dilakukan dalam proses transaksi obligasi adalah memilih perusahaan sekuriats yang memiliki divisi fixed income yang menangani pembelian dan penjualan obligasi. Pilih perusahaan dengan pengalaman, tim yang solid baik trader/ dealer ataupun riset serta fee yang kompetitif.
    Dengan membuka rekening, Anda bisa mendapatkan informasi perkembangan dan perdagangan obligasi setiap saat, sehingga Anda mendapatkan pengetahuan pergerakan pasar obligasi secara akurat dan up to date.

  • 2. Pahami Produk Obligasi

    Pada tahap ini, investor dianjurkan untuk mempelajari seluk beluk informasi yang dibutuhkan mengenai obligasi, baik mengenai investasinya sendiri, potensi risiko yang terkandung maupun potensi keuntungannya. Hal ini dapat diperoleh dengan mempelajarinya secara mandiri, bertanya kepada bagian riset perusahaan sekuritas, di mana Anda membuka rekening atau melalui internet. Dengan mempelajari instrumen obligasi secra lengkap, diharapkan investor mengenal investasi tersebut dengan baik, sehingga mempermudah pengambilan keputusan investasi. Mempelajari instrumen, di mana Anda ingin menempatkan investasi, akan memberikan manfaat maksimal dalam mencapai rencana yang diinginkan.

  • 3. Lakukan Analisis

    Analisis dilakukan, agar keputusan yang diambil sesuai dengan apa yang diinginkan, yaitu kestabilan pendapatan. Aspek-aspek yang dibutuhkan seperti kupon, jangka waktu, nilai penerbitan dan peringkat. Latar belankang serta profil penerbit juga menjadi pertimbangan sendiri. Dengan informasi yang lengkap, diharapkan keputusan yang diambil tidak menimbulkan kerugian yang cukup besar. Dianjurkan untuk membanding antara obligasi sejenis.

  • 4. Memberikan Amanat Beli

    Setelah melalui analisis, Anda memperoleh jenis obligasi yang ingin dibeli. Tahap selanjutnya adalah memberikan amanat pembelian kepada trader atau broker obligasi yang telah kita pilih. Pihak trader akan melakukan pembelian obligasi sesuai dengan jenis serta harga yang diinginkan. Misalkan, pembeli akan melakukan pembelian obligasi ASII (Astra International) tahun 2002 dengan harga 105 atau harga premium. Biasanya nilai pari atau nominal adalah sebesar Rp 100.

  • 5. Siapkan Dana

    Membeli obligasai membutuhkan dana yang tidak sedikit. Satuan pembelian obligasi biasanya bernilai Rp 1 miliar, sehingga sulit bagi investor individu untuk dapat ikut berinvestasi dalam obligasi. Namum, ada juga yang menawarkan satuan bernilai Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Setelah amanat pembelian di ajukan, sebaiknya dana tersebut sudah dialokasikan. Jangan sampai Anda dikenakan penalty, karena keterlambatan dalam pembayaran. Selain itu, penempatan dana tunai yang serba mendadak mungkin bisa mengganggu kelancaran aliran arus kas keuangan Anda dan keluarga.

  • 6. Penyelesaian Pembayaran Obligasi

    Pembayaran dana pembelian obligasi dilakukan melalui transfer ke rekening perusahaan sekuritas tersebut. Setelah pembayaran selesai, maka Anda sebagai pembeli tinggal menunggu proses settlement atas transaksi tersebut. Obligasi yang telah Anda beli akan tercantum di dalam rekening perusahaan sekuritas yang tercatat di KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia). Pemindahtanganan hak atas obliasi akan sangat mudah dilakukan secara elektronik, karena saat ini fisik obligasi tidak lagi berupa sertifikat, namun sudah scriptless (tahap warkat). Administrasi pembukuan akan dilakukan oleh bank custodian perusahaan sekuritas. Untuk hal ini, tentunya bank bersangkutan akan memungut biaya tertentu.

Ngulik Nabung Emas

06-Apr-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Dengan digitalisasi keuangan saat ini makin marak penawaran investasi yang dipermudah dengan teknologi, salah satunya produk tabungan emas oleh PT Pegadaian (Persero) yang saat ini dapat dibeli melalui e-commerce seperti tokopedia. Apakah nabung emas ini lebih menguntungkan dari jenis investasi lainnya?


Potensi Pendapatan Tetap di 2019

16-Mar-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Instrumen surat hutang yang lebih dikenal sebagai obligasi mengalami penurunan harga pada tahun 2018, namun pada tahun 2019 ini menunjukan kenaikan harga yang signifikan. Bagaimana sebaiknya strategi investor dalam instrumen berbasis hutang ini?


Bagaimana Menhindari Investasi Reksadana Bodong ?

02-Mar-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Dengan berkembangnya tekonolgi maka semakin mudah bagi orang yang memiliki kelebihan dana untuk dikembangkan. Sayangnya bila tidak berhati-hati kelebihan dana ini dapat lenyap begitu saja bila kita tertipu oleh investasi ?bodong? yang umumnya lebih agresif dan lebih ?menarik? dibandingkan investasi yang legal.


Menjaga Modal Dengan Reksadana Terproteksi

16-Feb-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Industri reksadana yang terus berkembang melahirkan beberapa jenis reksadana bagi masyarakat indonesia, salah satunya reksadana terproteksi. Sekilas reksadana ini mirip dengan reksadana pendapatan tetap, Sama-sama berbasis obligasi, sama-sama ditujukan untuk investor konservatif dengan jangka waktu investasi di bawah 3 tahun, sama-sama memiliki nilai minimum investasi yang lebih tinggi dibandingkan reksadana saham dan campuran. Jadi apa perbedaannya?


Dengan Investasi, 80 Juta Rupiah Dapat Apa?

13-Feb-2019, Oleh: Praska Putrantyo

Dengan simulasi penempatan uang Rp80 juta pada aset-aset investasi dalam waktu 1 tahun, ternyata dapat memberikan hasil yang cukup menggembirakan, yakni rata-rata sekitar Rp4 jutaan yang mana paling tidak cukup untuk membeli barang-barang yang lebih bermanfaat.


Klik Tautan Ini Untuk Melihat Artikel Lainnya...