Maaf, Untuk Menggunakan Website Ini Silakan Akftifkan Javascript

SUN (Surat Utang Negara)

SUN (Surat Utang Negara)

SUN merupakan surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya. Bentuk dari SUN antara lain :

1. Warkat diperdagangkan atau tidak diperdagangkan di Pasar Sekunder

2. tanpa warkat (scriptless),diperdagangkan atau tidak diperdagangkan di Pasar Sekunder

Jenis SUN :

1. Surat Berharga Negara(Treasury Bill); tenor s.d. 12 bulan, pembayaran bunga secara diskonto(discounted paper)

2. Obligasi Negara (Treasury Bonds), tenor di atas 12 bulan dengan kupon atau pembayaran bunga secara diskonto (zero coupon bonds)

Tujuan penerbitan SUN :

1. Membiayai defisit APBN

2. Menutupi kekurangan kas jangka pendek akibat ketidaksesuaian antara arus kas penerimaan dan pengeluaran dari rekening kas Negara dalam satu tahun anggaran(cash-mismatch)

3. Mengelola portfolio hutang Negara

Strategi pengelolaan SUN :

1. Menurunkan refinancing risk

2. Memperpanjang rata-rata jangka waktu jatuh tempo (average maturity) SUN

3. Menyeimbangkan struktur jatuh tempo portfolio SUN sehingga selaras dengan perkembangan anggaran Negara dan daya serap pasar melalui program penerbitan, penukaran, pembelian kembali dan pelunasan pokok SUN

Resiko pengelolaan SUN

1. Resiko pembiayaan kembali

2. Resiko tingkat bunga

3. Resiko nilai tukar

4. Resiko likuiditas

5. Resiko operasional

Ngulik Nabung Emas

06-Apr-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Dengan digitalisasi keuangan saat ini makin marak penawaran investasi yang dipermudah dengan teknologi, salah satunya produk tabungan emas oleh PT Pegadaian (Persero) yang saat ini dapat dibeli melalui e-commerce seperti tokopedia. Apakah nabung emas ini lebih menguntungkan dari jenis investasi lainnya?


Potensi Pendapatan Tetap di 2019

16-Mar-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Instrumen surat hutang yang lebih dikenal sebagai obligasi mengalami penurunan harga pada tahun 2018, namun pada tahun 2019 ini menunjukan kenaikan harga yang signifikan. Bagaimana sebaiknya strategi investor dalam instrumen berbasis hutang ini?


Bagaimana Menhindari Investasi Reksadana Bodong ?

02-Mar-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Dengan berkembangnya tekonolgi maka semakin mudah bagi orang yang memiliki kelebihan dana untuk dikembangkan. Sayangnya bila tidak berhati-hati kelebihan dana ini dapat lenyap begitu saja bila kita tertipu oleh investasi ?bodong? yang umumnya lebih agresif dan lebih ?menarik? dibandingkan investasi yang legal.


Menjaga Modal Dengan Reksadana Terproteksi

16-Feb-2019, Oleh: Wawan Hendrayana

Industri reksadana yang terus berkembang melahirkan beberapa jenis reksadana bagi masyarakat indonesia, salah satunya reksadana terproteksi. Sekilas reksadana ini mirip dengan reksadana pendapatan tetap, Sama-sama berbasis obligasi, sama-sama ditujukan untuk investor konservatif dengan jangka waktu investasi di bawah 3 tahun, sama-sama memiliki nilai minimum investasi yang lebih tinggi dibandingkan reksadana saham dan campuran. Jadi apa perbedaannya?


Dengan Investasi, 80 Juta Rupiah Dapat Apa?

13-Feb-2019, Oleh: Praska Putrantyo

Dengan simulasi penempatan uang Rp80 juta pada aset-aset investasi dalam waktu 1 tahun, ternyata dapat memberikan hasil yang cukup menggembirakan, yakni rata-rata sekitar Rp4 jutaan yang mana paling tidak cukup untuk membeli barang-barang yang lebih bermanfaat.


Klik Tautan Ini Untuk Melihat Artikel Lainnya...